Pada tingkat ini, siswa remaja kadang-kadang masih menjawab menggunakan bahasa Indonesia, mengalami sedikit kesulitan dalam menyusun kalimat, serta menggunakan jeda yang panjang sebelum mengucapkan tiap kata. Proses pemahaman bahasa masih lambat dan bergantung pada gerakan tangan, ekspresi muka, serta konteks percakapan untuk memperjelas atau memperkuat makna.
Membaca satuan kata, kalimat yang sederhana, ataupun kosakata umum yang dasar. Menulis dengan menyalin informasi utama menjadi suatu kesatuan kalimat.