Untuk berita dan siaran pers lainnya, silahkan menghubungi:

Telepon:
(021) 5206477

Email:
Email EF English First

Siaran Pers EF

Tutup

EF Terpilih Menjadi "The Most Recommended Brand 2010"

Dalam majalah SWA edisi 12 Mei 2010 yang lalu, EF English First terpilih menjadi pemenang "The Most Recommended Brand 2010" sebagai brand yang paling direkomendasikan oleh konsumen di kategori Kursus Bahasa Inggris.

Adapun hasil ini adalah berdasarkan hasil penelitian atas 3.000 responden yang tersebar di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Medan, dengan menggunakan metodologi WOMM (Word of Mouth Marketing) yang diprakarsai oleh SWA dengan Onbee Marketing Research.

Beberapa tahun belakangan ini EF English First Indonesia secara berkala mengadakan program "Recommend a Friend" dengan hadiah-hadiah dan benefit yang sangat menarik, dari Gadget, Homestay, Mobil, bahkan Trip ke Afrika Selatan bersamaan dengan momen Piala Dunia 2010 yang baru berlalu kemarin!

Dan hasilnya dapat dituai juga dan dikukuhkan juga dengan diterimanya Award "The Most Recommended Brand 2010" ini pada tanggal 9 Juni 2010 kemarin di Shangri-La Hotel Jakarta.

EF English First tidak pernah berhenti untuk selalu menciptakan program dan produk baru yang inovatif sebagai bentuk apresiasinya kepada para siswa serta masyarakat pada umumnya seiring dengan tujuannya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Franchise top of mind 2010 bahasa

Pada bulan Februari 2010, Majalah Info Franchise Indonesia mengadakan riset FRANCHISE TOP OF MIND terhadap 400 responden calon investor seputar popularitas merk di Industri Franchise. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui kekuatan & popularitas sebuah merk yang sering diingat oleh responden & mengedukasi masyarakat (franchisor, franchisee, calon investor) tentang pentingnya brand awareness dalam mengembangkan bisnis franchise. Metodelogi yang digunakan dalam riset tersebut diantaranya memakai perbandingan gender 1 : 1 wanita & laki - laki, dengan wilayah demografis Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Palembang, Medan, Aceh, Makasar, Balikpapan, Timika. Untuk kategori Pendidikan Bahasa Inggris, merk TOP OF MIND pilihan responden adalah sebagai berikut :

BRAND POINT
English First 60.6%
ILP 27.6%
Primagama English 4.1%
LPIA Course 4.1%
SPEC 1.8%
TBI 1.2%
Oxford 0.6%
TOTAL 100%

Pembanguanan Kembali Sekolah Dasar Negeri 20

1 Milyar Rupiah untuk Padang!

Pada tanggal 28 Januari 2010, EF English First yang diwakili oleh Arleta Darusalam, Selaku Country Director EF English First Indonesia, menyerahkan dana sebesar 1 Milyar Rupiah kepada Komisaris Utama Femina Group, yaitu Mirtati Kartohadiprodjo di kantor Femina Group, Setiabudi, Jarkata Selatan. Dana tersebut yang akan dipakai untuk membangun kembali SDN 20 Sungai Sirah, Pariaman Tengah, Sumatra Brarat, lengkap dengan peralatan mengajar seperti furniture sampai dengan tempat sampah dan menurut rencana sekolah tersebut bisa beroperasi kembali untuk tahun ajaran baru 2010 ini.

Berlokasi di kecamatan Pariaman Tengah - Sumatra Barat, bangunan hancur dan rusak berat akibat gempa pada tanggal 30 September 2009.

Saat ini murid-murid sekolah melakukan aktifitas belajar mengajar di tenda-tenda darurat sampai sekolah selesai dibangun kembali.

Kompetisi Nasional EF Spelling Bee VII Tahun 2009 di Indonesia

EF (English First), lembaga pendidikan bahasa Inggris berskala internasional yang terbesar di dunia dan tersebar di 10 negara yang telah 14 tahun berada di Indonesia kembali menggelar "Kompetisi Nasional EF Spelling Bee VII Tahun 2009" yang telah diselenggarakan sejak 11 Oktober 2009 lalu di sekolah-sekolah EF di seluruh Indonesia.

Selaras dengan kampanye yang diusung EF "Make English Part of Your Life" Arleta Darusalam, Country Director EF Indonesia mengatakan, "sebagai pionir dalam bidang pendidikan bahasa Inggris di Indonesia, kami menyadari pentingnya penggunaan bahasa Inggris yang baik dan benar sejak dini serta menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian kehidupan sehari-hari. Melalui kompetisi nasional EF Spelling Bee VII tahun 2009, EF berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak Indonesia dalam penggunaan bahasa Inggris sehingga diharapkan mampu menjadi generasi muda yang berkualitas, kompeten, menjadi pemimpin handal yang diakui serta mampu bersaing di ajang internasional".

Berdasarkan riset Cummins, J. (2000). Language, power, and pedagogy. Bilingual children in the crossfire. Clevedon, England: Multilingual Matters, dikatakan bahwa anak yang mengembangkan dua kemampuan bahasa semasa sekolah akan mendapatkan pemahaman mendalam atas bahasa dan bagaimana menggunakannya secara efektif. Hasil riset tersebut membuktikan bahwa kemampuan bilingual membawa dampak positif bagi perkembangan pendidikan untuk anak. Riset ini juga menyimpulkan bahwa, anak-anak dengan kemampuan bilingual akan memiliki fleksibilitas berpikir sebagai hasil dari pemrosesan informasi dari dua bahasa yang berbeda.

EF sebagai lembaga pendidikan bahasa Inggris berskala internasional terkemuka yang telah 15 tahun berada di Indonesia ini merupakan satu-satunya lembaga bahasa yang secara konsisten menggelar kompetisi mengeja bahasa Inggris "Spelling Bee" di Indonesia.

"Kami memperkenalkan dan mensosialisasikan Spelling Bee ini di indonesia karena banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan, selain melatih pelafalan kosakata bahasa inggris secara cepat dan akurat yang benar-benar berbeda dengan bahasa Indonesia, anak-anak juga dapat belajar meningkatkan kepercayaan diri berbahasa inggris, keberanian tampil di depan umum, melatih EQ untuk dapat bersaing secara sehat serta memotivasi anak untuk mencapai keberhasilan" tutur Arleta.

Selanjutnya Arleta berkomentar, "sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003 lalu, Kompetisi Nasional EF Spelling Bee yang awalnya hanya ditujukan untuk pelajar di EF English First ini berkembang menjadi kompetisi berskala nasional bagi pelajar umum tingkat SD dan SMP pada tahun 2004 karena mendapatkan respon yang sangat positif baik dari siswa, guru, maupun orang tua murid."

Jumlah peserta EF Spelling Bee tahun 2009 ini juga meningkat dari tahun sebelumnya. Sebanyak ±8.673 pelajar ikut bertanding di seluruh penjuru indonesia, terdiri dari ±3.213 pelajar EF dan ±5.460 pelajar non-EF. Mereka berasal dari 30 kota di Indonesia.

Tanggal 8 November 2009, EF menggelar acara grand final kompetisi nasional EF Spelling Bee VII di Gedung Dhanapala Jakarta. Kompetisi yang untuk ketujuh kalinya diselenggarakan oleh EF ini dihadiri oleh ±477 pemenang regional.

"Nilai tertinggi yang diraih pemenang ditentukan berdasarkan kecepatan waktu dan ketepatan serta akurasi susunan/ejaan kata. Pemenang grand final ini akan mendapatkan hadiah berupa trofi nasional dan sejumlah uang yang akan diberikan dalam bentuk tunai, serta hadiah hiburan lainnya dari sponsor", ujar Febrico, Project Manager EF Spelling Bee 2009.

Acara Final Spelling Bee VII tahun 2009 ini juga disemarakkan oleh kehadiran model dan bintang sinetron Cinta Laura yang merupakan Brand Ambassador English First Indonesia 2009. "Penunjukkan Cinta Laura diharapkan makin dapat menggalakkan sosialisasi penggunaan bahasa Inggris yang baik dalam kehidupan sehari-hari," jelas Arleta.

"Keterbatasan orang Indonesia menggunakan bahasa asing lantaran kurang percaya diri dan tidak dipakai dalam keseharian. Saya kira kalau dipakai sehari-hari bisa lancar dan tidak terbata-bata," ujar Cinta.

Kedepan EF berharap kompetensi Spelling Bee ini dapat digemari oleh generasi muda Indonesia dan menjadi bagian dari mata pelajaran/kegiatan anak di sekolah-sekolah sehingga dapat terus memacu dan mengasah kompetensi berbahasa Inggris anak Indonesia.

"Kami terus berupaya mendorong kawula muda Indonesia untuk menjadi warga dunia yang multi-talented dan multi-language sehingga dapat memajukan Indonesia sebagai negara berkembang agar dapat melaju di kancah Internasional dalam berbagai bidang, terutama dalam menghadapi era perdagangan bebas dan era teknologi informasi yang berkembang begitu pesat dalam dekade terakhir" Arleta menandaskan.

Belajar di EF, Dapat Hadiah Mobil Suzuki Swift

EF English First, lembaga pendidikan bahasa Inggris terdepan di dunia, hari ini mengadakan pengundian final program nasional berhadiah yang diberi nama SWIFT EFfect. Sesuai dengan namanya, final grand prize dari program setahun ini adalah 2 (dua) unit mobil Suzuki SWIFT, di samping hadiah-hadiah menarik lainnya, yang selalu diundi 4 bulanan seperti: Homestay ke Sydney, Samsung LCD TV, MacBook, Blackberry, Wii Nintendo dan uang tunai ratusan US Dollar.

Dengan pengesahan dari pihak Notaris, DepSos serta PEMDA DKI, 2 (dua) unit mobil Suzuki SWIFT ini jatuh ke tangan Reza Andrea yang mengambil kursus di EF cabang Surabaya Klampis, dan satu lagi kepada Nadyana Faradiyani siswa EF Bogor.

"Saya bangga dan yakin hadiah ini akan sangat berkesan bagi Nadyana Faradiyani", ujar Bapak Agus Pikanto, Owner EF English First Bogor yang turut hadir lalu melihat tanggal lahir di kupon Nadyana menunjukkan usia Nadyana akan beranjak ke usia 17 tahun di bulan Desember nanti.

"Cara untuk ikut undian sangat mudah, hanya dengan kursus di EF, siswa akan diberikan sebuah kupon, lalu akan diberikan lagi setiap melanjutkan ke tingkat berikutnya, serta bila siswa merekomendasikan teman untuk kursus", ujar Afan Suryadi, Marketing Director EF English First Indonesia.

Program SWIFT EFfect ini diluncurkan EF English First setahun lalu pada bulan Agustus 2008 bersama-sama dengan kampanye "Make English Part of Your Life", yang kemudian makin digalakkan dengan menunjuk Cinta Laura sebagai Brand Ambassador pada bulan Februari 2009 untuk mengajak kawula muda Indonesia agar memiliki kepercayaan diri dalam berbicara bahasa Inggris dan siap menghadapi tantangan globalisasi. "Namun tentunya, harus dilakukan tanpa melupakan bahasa nasional dan daerah tempat kita berasal, karena bagaimanapun juga, kemajuan suatu bangsa ditentukan bukan hanya dari kemajuan rakyatnya berpikir dan berinteraksi, tetapi juga dari akar budaya yang dijunjungnya," tambah Afan.

Peluncuran Small Stars, Program Kursus untuk Anak Usia 3-6 Tahun

Jakarta - EF English First, lembaga pendidikan bahasa Inggris swasta terdepan di dunia, hari ini meluncurkan program terbarunya, program khusus untuk anak usia 3-6 tahun, SMALL STARS.

EF English First mengumumkan bahwa sekarang siswa di usia 3-6 tahun memiliki program pembelajaran bahasa Inggris khusus untuk usia masing-masing tersebut yang menggunakan sistem dan metode terkini dari tim akademis EF dengan investasi lebih dari 6 juta USD. Ditunjang dengan buku, kartu peraga, boneka tangan, materi online dan tenaga pengajar baik penutur asli maupun lokal, tentu saja orang tuanya sangat berperan penting dalam metode pembelajaran dari EF English First. Para orang tua bisa mengakses langsung tingkat kemajuan putra-putrinya melalui website EF sebagai bagian dari teknologi pembelajaran. Program Small Stars ini hanya ada di 23 Sekolah EF English First Jakarta, Surabaya dan Batam.

Dengan konsep "Learning to Learn" yang berarti pembelajaran hidup, menjiwai proses belajar dengan aktif. Menjadikan siswa usia 3-6 tahun aktif, mengerti dan yang paling penting menikmati dan dapat menggunakan apa yang mereka pelajari.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Febrico
Project Manager
EF English First Indonesia
T: (6221) 5206477
F: (6221) 5204719

Penunjukkan Cinta Laura dan Pengumuman EF Grand Open House

Jakarta - EF English First, lembaga pendidikan bahasa Inggris terdepan di dunia, hari ini memperkenalkan brand ambassador-nya yang terbaru, Cinta Laura. Bersamaan dengan perkenalan tersebut, EF English First pun mengumumkan program Grand Open House yang akan diadakan serentak di seluruh Indonesia. Penunjukkan Cinta Laura dan program Grand Open House diharapkan dapat semakin menggalakan sosialisasi penggunaan bahasa Inggris yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, penunjukkan Cinta Laura dan pelaksanaan program Grand Open House ini merupakan tindak lanjut dari kampanye "Make English Part of Your Life" yang diluncurkan akhir Agustus tahun lalu oleh EF English First. Melalui kampanye tersebut EF English First, yang memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun dalam pendidikan bahasa Inggris, mengajak kawula muda Indonesia untuk tidak ragu dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses komunikasi sehari-hari.

"Kawula muda Indonesia dipersiapkan untuk menjadi warga dunia yang multi-talented, multi-language dan multi-disiplin. Dengan kemampuan yang tinggi dalam mengakses informasi untuk pengembangan diri, bahasa Inggris sebagai bahasa percakapan internasional merupakan bahasa yang wajib untuk dikuasai," ujar Country Director EF English First Indonesia, Arleta Darusalam.

"Melalui kehadiran Cinta Laura selaku perwakilan generasi muda yang telah ditunjuk sebagai brand ambassador dan program Grand Open House, EF English First berharap dapat memompa semangat kawula muda Indonesia untuk belajar bahasa Inggris dan tidak ragu untuk mengaplikasikannya dalam proses komunikasi sehari-hari," tambah Arleta.

Program Grand Open House EF English First akan diadakan serentak di 71 cabang sekolah EF English First seluruh Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Afan Suryadi
Project Coordinator Cinta EF English First
EF English First Indonesia
T: (6221) 5206477
F: (6221) 5204719

Daftar Pemenang Kompetisi Nasional EF Spelling Bee VI 2008

Selamat kepada para pemenang Kompetisi Nasional EF Spelling Bee VI 2008:

Juara Kategori A (1-3 SD):
1. Nicholas Dharmadi (Jakarta)
2. Natasha Kristina (Cirebon)
3. David Arya S. (Bandung)

Juara Kategori B (4-6 SD):
1. Stefan Panggabean (Jakarta)
2. Joshua Yustira (Jakarta)
3. Marvin Christian (Surabaya)

Juara Kategori C (1-3 SMP):
1. Cornelia Pradita (Semarang)
2. Asanitha Fahda (Bandung)
3. Marcel Ardivan (Jakarta)

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com

Ratusan Anak Indonesia Unjuk Kemampuan Berbahasa Inggris di Kompetisi Nasional EF Spelling Bee VI

Jakarta - EF English First, lembaga pendidikan bahasa Inggris informal yang berskala internasional, pada 19 Oktober 2008 menggelar acara grand final Kompetisi Nasional EF Spelling Bee VI di Jakarta. Kompetisi berskala nasional yang telah memasuki tahun ke-6 ini diikuti oleh siswa-siswa setingkat SD dan SMP dari berbagai daerah di Indonesia sebagai salah satu cara dalam mensosialisasikan penggunaan bahasa Inggris yang baik dan benar, serta menanamkan rasa percaya diri dalam berbicara bahasa Inggris sejak dini.

Indonesia sebagai negara berkembang diharapkan dapat semakin melaju di kancah Internasional dalam berbagai bidang, terutama dalam menghadapi era perdagangan bebas tahun 2010 mendatang. Oleh karena itu, kepercayaan diri yang tinggi dalam penggunaan bahasa Inggris sejak dini sangat dibutuhkan, terutama dalam penggunaannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Melalui kompetisi nasional EF Spelling Bee, EF English First berusaha untuk meningkatkan kemampuan serta kepercayaan diri anak Indonesia dalam penggunaan bahasa Inggris sehingga mampu bersaing di ajang internasional, serta diharapkan dapat menjadi pemimpin handal yang diakui.

Kompetisi nasional EF Spelling Bee pertama kali diadakan oleh EF English First pada tahun 2003. Kompetisi yang awalnya hanya ditujukan untuk pelajar di EF English First ini berkembang menjadi kompetisi berskala nasional bagi pelajar umum tingkat SD dan SMP pada tahun 2004. Terbukti, jumlah peserta pada tahun 2004 meningkat pesat menjadi 2,863 pelajar dari seluruh Indonesia. Jumlah ini terus meningkat pada kompetisi tahun-tahun selanjutnya.

Tahun 2008 ini, jumlah peserta EF Spelling Bee pun meningkat dari tahun sebelumnya. Sebanyak 7.230 pelajar ikut bertanding di seluruh penjuru indonesia, terdiri dari 2.962 pelajar EF dan 4.304 pelajar non-EF. Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, antara lain Bali, Balikpapan, Bandung, Bangka, Banjarmasin, Batam, Cilegon, Cirebon, Jabodetabek, Jambi, Jayapura, Jember, Kediri, Kupang, Lampung, Magelang, Makassar, Malang, Manado, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Samarinda, Semarang, Sukabumi, Surabaya, Solo, Tegal, Tulungagung dan Yogyakarta.

"Kompetisi EF Spelling Bee merupakan salah satu upaya EF English First dalam meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam menggunakan bahasa Inggris sehingga diharapkan penguasaan berbahasa Inggris masyarakat Indonesia pun membaik seiring dengan semakin dekatnya era perdagangan bebas dunia," ujar Arleta Darusalam, Country Director EF English First Indonesia.

Kompetisi nasional EF Spelling Bee tahun 2008 dimulai dengan kompetisi regional yang diadakan sejak tanggal 24 Agustus sampai tanggal 26 September 2008 lalu di sekolah-sekolah EF English First dan EF English First Nusantara di seluruh Indonesia. Evi Setiawaty, Project Manager EF Spelling Bee 2008 mengatakan bahwa pemenang dari masing-masing sekolah inilah yang akan berlaga di ajang grand final pada 19 Oktober 2008 di Gedung Dhanapala, Jl. Senen Raya 1, Jakarta. Sebanyak 345 orang pemenang regional akan berlaga menunjukkan kemampuan bahasa Inggris mereka dalam kompetisi nasional ini.

"Pemenang grand final ini akan mendapatkan hadiah berupa trofi nasional dan sejumlah uang yang akan diberikan dalam bentuk tunai, serta hadiah hiburan lainnya dari sponsor," lanjut Evi.

Melalui kompetisi nasional EF Spelling Bee VI tahun 2008, EF English First berharap kompetensi anak Indonesia dalam berbahasa Inggris dapat semakin terasah serta menjadi salah satu pemicu bagi anak Indonesia untuk mulai menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses komunikasi mereka sehari-hari.

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com.

EF English First Luncurkan Kampanye Sosialisasi Bahasa Inggris untuk Kawula Muda

Jakarta - EF English First, 30 Agustus 2008 lalu, meluncurkan kampanye sosialisasi bahasa Inggris, Make English Part of Your Life. Melalui program ini EF English First mengajak kawula muda untuk mulai menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses komunikasi mereka sehari-hari.

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, EF English First sangat menyadari bahwa kebutuhan untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses komunikasi sehari-hari sangatlah penting. Selain itu, dengan semakin mendekatnya era perdagangan bebas di mana kesempatan bagi kawula muda guna menunjukkan eksistensinya semakin terbuka lebar, kebutuhan di atas pun terasa semakin mendesak. Dengan keahlian profesi dan kemampuan berbahasa Inggris yang matang, kawula muda Indonesia akan mampu bersaing di ajang internasional - dan bahkan menjadi pemimpin handal yang diakui di kancah internasional sekalipun.

Berangkat dari kenyataan tersebut, EF English First ingin mendorong kawula muda Indonesia melalui kampanye sosialisasi Make English Part of Your Life. Dengan kampanye ini EF English First mengajak kawula muda untuk mulai menggunakan bahasa Inggris dalam proses komunikasi mereka sehari-hari. EF English First pun bermaksud mengubah persepsi yang ada di masyarakat bahwa penggunaan bahasa Inggris dalam keseharian bukan lagi untuk sekedar gaya tapi sudah merupakan kebutuhan.

"Kawula muda Indonesia sebenarnya sangat diuntungkan dalam pengaplikasian bahasa Inggris untuk komunikasi mereka sehari-hari dibandingkan dengan kawula muda di negara-negara non-English lainnya karena kita dianugerahi lidah yang lentur," ujar Country Director EF English First Indonesia, Arleta Darusalam. "Dengan lidah yang lentur ini, kawula muda Indonesia dapat dengan mudah mengucapkan kosakata bahasa Inggris yang terkadang sulit diucapkan oleh yang lain. Satu-satunya yang menjadi penghalang adalah persepsi masyarakat yang masih menganggap penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari itu hanyalah sebuah bentuk gaya-gayaan. Padahal melihat kondisi sekarang, hal ini sudahlah menjadi suatu kebutuhan yang seharusnya dilakukan oleh semua orang, tentunya tanpa melupakan akar tradisi kita sendiri" tambah Arleta.

Guna menggalakkan kampanye ini, EF English First merangkul beberapa public figure - antara lain adalah Marcell Darwin, Choky Sitohang, Risty Tagor dan Ramzi - untuk mengajak kawula muda Indonesia agar tidak ragu lagi dalam mengaplikasikan penggunaan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses komunikasi mereka sehari-hari.

Melalui kampanye Make English Part of Your Life, EF English First pun meneruskan komitmennya dalam mengembangkan kompetensi kawula muda yang berprestasi agar mampu berlaga di kancah internasional. Tahun 2007-2008 lalu, lembaga pendidikan berbahasa Inggris yang memiliki cabang di 33 kota di seluruh Indonesia ini, menunjukkan komitmennya dengan mendukung atlit-atlit muda berbakat Indonesia di cabang olahraga catur dan atletik. Khusus untuk cabang atletik, EF English First merangkul atlet-atlet muda yang tergabung dalam SpecialOlympics Indonesia (SOINA). Dukungan yang diberikan oleh EF English First kepada atlet-atlet muda yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional ini ditunjukkan dengan memberikan pelatihan intensif bahasa Inggris secara cuma-cuma ke 24 atlit muda Indonesia.

Untuk periode 2008-2009, EF English First meneruskan komitmennya dengan mendukung pekerja seni muda dari berbagai bidang, misalnya seni peran dan seni suara. Project Coordinator kampanye Make English Part of Your Life, Afan Suryadi menjelaskan alasan target aktualisasi komitmen EF English First periode ini adalah karena pekerja seni memiliki peluang yang besar untuk melebarkan sayap mereka ke kancah internasional. "Pekerja seni dan atlit/olahragawan sama-sama mampu untuk membawa nama Indonesia berkibar di dunia internasional, selama mereka memiliki bekal keahlian profesi dan kemampuan berbahasa Inggris yang matang," ujar Afan.

"Selain itu, posisi mereka di mata publik pun sangat tepat untuk mendorong sosialisasi penggunaan bahasa Inggris dalam proses komunikasi kawula muda Indonesia dalam kehidupan mereka sehari-hari. Mereka merupakan contoh kongkrit di mana kawula muda dapat menunjukkan eksistensinya di kancah nasional, maupun internasional," pungkas Afan.

Bersamaan dengan peluncuran kampanye Make English Part of Your Life, EF English First pun meluncurkan program pemasarannya yang baru "Swift EFfect". Program ini merupakan program apresiasi bagi para siswa EF English First yang diadakan reguler setiap tahunnya. Program serupa yang diadakan oleh EF English First di periode 2007-2008 memberikan kontribusi kenaikan jumlah pelajar sebesar 18% dari periode tahun sebelumnya.

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com.

Daftar Pemenang Periode III & Grand Prize I beliEF

Selamat kepada para pemenang periode III dan grand prize program I beliEF

4 Dell Notebook:
Methelgia Auzar (EF Batam)
Aisya Fairuz Mumtaz (EFN Kediri)
Kevin Jitz (EF Jakarta Kelapa Gading Permai)
Antony Aliaman (EF Jakarta Tanjung Duren)

6 Sony Home Theater:
Stephanie Valencia (EF Bandung BKR)
Julius (EF Jakarta Cengkareng)
Audityo P. M. (EF Cirebon)
Aldo Mumuh (EFN Manado)
Syulvia G. (EFN Sukabumi)
Amal Akbar (EFN Tegal)

8 Archos MP4 Player:
R. Darsono (EFN Jember)
Joshua Oematan (EFN Kupang)
Evanly Lisay (EFN Manado)
Dea En (EF Lampung)
Heni Novita (EF Makassar)
Tiffany Agusta (EF Medan Multatuli)
Geovan Widjaja (EF Jakarta Pesanggrahan)
Bramada (EF Samarinda)

10 Kodak Digicam:
Erwin Kartawijaya (EF Bandung Cipaganti)
Sucen Santoso (EFN Bangka)
Noor Lestari (EFN Banjarmasin)
Stefani Limanto (EFN Kupang)
Nurul Hasanah (EFN Magelang)
Diky Aditia Rangga (EFN Makassar)
Sazmita Winston (EF Jakarta Karawaci New)
Futy Resnia (EF Pekanbaru)
Ajityo Soepriyadi (EF Solo)
Ario Tandyo (EF Yogyakarta)

12 Sony Portable PlayStation:
Frederick Adam Ruben (EF Batam)
Zarya Milkah (EF Bogor)
Grace N. (EF Jakarta Cikarang)
M. Fauzi Wibisono (EF Jakarta Cinere)
Florianus Adel (EF Jakarta Depok)
Siti Aliyah (EF Jakarta Gajah Mada)
Dave Christian Chen (EF Jakarta Gunung Sahari)
Indah Rizki Nova (EF Jambi)
Randy Pongtiku (EF Jayapura)
Aldo Maulana Randa (EF Padang)
Vikira Alizanov (EF Jakarta Pamulang)
Marius Marcello (EF Jakarta Sunter)

20 Go to Beijing 2008 Olympic Games:
Ayu Mega Savitri (EF Bali Hayam Wuruk)
Aliyan Sundani (EF Bandung Banda)
R. Dewintha Nur Annisa (EF Batam)
Neza Fitri (EF Jakarta Bekasi)
Irma Rimadhona (EF Jakarta Bintaro)
Kartika Nurindah S. (EF Jakarta Cibubur)
Syafira Kamilia (EF Jakarta Cinere)
Deon Adriel N. H. (EF Jakarta Depok)
Chandrawati Santoso (EFN Magelang)
Ahmad Fahmi (EF Makassar)
Amira Putri (EF Jakarta Menteng)
Inge Anjelita (EF Palembang)
Fransiska Irene Delbi (EF Jakarta Permata Hijau)
Kevin A. (EF Jakarta Pluit)
Muhammad Emeraldy (EF Jakarta Puri)
Ilham Kusuma (EF Samarinda)
Sabila R. (EF Sidoarjo)
Dadong Mahendra (EF Surabaya Plaza)
Bima Adystika (EF Jakarta Tangerang)
Rahadian Elnas (EF Yogyakarta)

Pengundian ini dilaksanakan Selasa, 8 Juli 2008 yang dihadiri dan disaksikan oleh Notaris Daniel P. Marpaung, SH, MH, Pejabat Depsos dan Pejabat Pemda DKI. Daftar pemenang ini telah dimuat di harian Kompas edisi Kamis, 16 Juli 2008.

Pengambilan hadiah dapat dilakukan dengan menunjukkan potongan kupon I beliEF dan kartu pengenal (kartu pelajar/KTP/SIM) yang berlaku. Hadiah tidak dapat ditukar dengan uang tunai atau hadiah lainnya. Pajak hadiah ditanggung oleh EF English First dan EF English First Nusantara. Hadiah yang tidak diklaim sampai dengan 5 September 2008 akan dibatalkan dan akan disumbangkan kepada yayasan sosial yang ditunjuk. EF English First akan menghubungi para pemenang Grand Prize untuk persiapan keberangkatan.

Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan EF English First dan EF English First Nusantara!

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com

Pendiri EF, Bertil Hult, Berlari Membawa Obor Olimpiade di Cina

Guangzhou, Cina - Kerumunan penonton menunggu berjam-jam di tengah terik matahari untuk menyaksikan obor Olimpiade di pusat kota Guangzhou, salah satu kota terbesar di daerah selatan Cina, di mana terdapat 6 center EF English First.

Bertil Hult adalah salah satu dari 208 pembawa obor yang berlari sejauh 200 meter membawa api Olimpiade pada saat obor tersebut pertama kali tiba di Cina. Sebagai salah satu orang asing pertama yang membawa obor tersebut di Cina, Bertil mengatakan pada pidatonya, "Seperti pepatah Cina yang berbunyi 'Perjalalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah'. Langkah yg kita ambil hari ini, dengan membawa obor Olimpiade ini, adalah simbol sebuah langkah kecil yang kita ambil untuk tujuan besar, yaitu membantu Cina untuk dapat berbicara kepada dunia - dalam bahasa Inggris. EF dan Olimpiade memiliki idealisme yang sama, yaitu komitmen untuk persahabatan internasional dan pertukaran budaya."

Sebagai penyedia resmi pelatihan bahasa Inggris Olimpiade Beijing 2008, EF telah mengajarkan bahasa Inggris kepada para tenaga professional yang berkaitan langsung dengan Olimpiade Beijing 2008. EF telah melatih lebih dari 4,000 juri, penterjemah, interpreter, para staf komite penyelenggara dan para penyelenggara pertandingan. Dengan lebih dari 400 sekolah dan kantor di seluruh dunia, EF adalah salah satu lembaga pengajar bahasa Inggris terdepan di dunia.

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com.

I beliEF English First: Kerjasama dengan PERCASI & SOIna

Jakarta - Pada tanggal 23 Januari 2008 kemarin, EF English First kembali mengadakan acara jumpa pers untuk yang ketiga kalinya dalam program IbeliEF English First. Jumpa pers kali ini berupa Media Tour di EF English First Menteng untuk meliput kerjasama EF English First dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) dan Special Olympics Indonesia (SOIna). Kerjasama yang terjalin ini berbentuk pengembangan kapasitas bagi atlet-atlet muda yang bergabung di PERCASI dan SOIna dalam format pelatihan bahasa Inggris. Acara Media Tour ini dihadiri oleh Utut Adianto, GM Catur Dunia dan Wakil Ketua Umum PERCASI dan dr. Pudji Hastuti, Ketua Umum Special Olympics Indonesia (SOIna) beserta rekan-rekan wartawan dari 12 media.

Bukan hanya program marketing berskala nasional, tetapi I beliEF English First juga merupakan program yang mendukung olahraga nasional, sehubungan dengan terpilihnya EF English First sebagai lembaga pendidikan bahasa Inggris resmi pada Olympiade Beijing 2008.

"Melalui kerjasama ini, kami memperlihatkan bahwa Program I beliEF English First yang diadakan bukan hanya karena kami terpilih sebagai lembaga pendidikan bahasa Inggris untuk Olympiade Beijing 2008, tetapi lebih merupakan upaya kami untuk membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris atlet muda nasional agar pada saat mereka berlaga di kancah internasional, mereka tidak lagi canggung untuk berinteraksi dengan pihak-pihak dari negara lain," ujar Afan Suryadi, Project Manager Program I beliEF English First.

Utut Adianto menyambut baik ajakan kerjasama EF English First. "Kami yakin program pelatihan bahasa Inggris ini sangat berguna bagi para atlet kami. Dengan menguasai bahasa Inggris, para atlet PERCASI akan semakin percaya diri dalam berlaga di kompetisi catur Internasional," ujar Utut.

EF English First sebagai lembaga pendidikan bahasa Inggris internasional dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, yakin dapat memberikan pendidikan bahasa Inggris yang terbaik bagi para atlet muda Indonesia. Metode pengajaran yang interaktif oleh para guru penutur asli diharapkan dapat memberikan kepercayaan diri bagi para atlet nasional dalam berinteraksi di arena Internasional.

dr. Pudji Hastuti juga sangat antusias dengan terjalinnya kerjasama ini. "Melalui program I beliEF English First, lembaga pendidikan bahasa kelas dunia ini menunjukkan perhatiannya kepada para atlet tuna grahita Indonesia yang berprestasi. Pelaksanaan pelatihan bahasa Inggris dengan EF English First ini pun semakin memperkuat Athlete Leadership Program SOIna yang telah berlangsung selama ini" ujar dr. Pudji.

dr. Pudji melanjutkan bahwa SOIna berharap agar kerja sama yang telah terjalin baik ini dapat lebih ditingkatkan di masa yang akan datang, antara lain dengan penambahan jumlah peserta serta mengikutsertakan juga para pelatih SOIna, dan pastinya diharapkan pelatihan ini tidak hanya di Jakarta saja namun juga di provinsi lainnya nantinya.

Hingga saat ini sudah ada 14 atlet berprestasi dari PERCASI, salah satunya adalah Irine Kharisma, yang mengikuti pelatihan bahasa Inggris di EF English First cabang BEKASI. Sementara di EF English First Menteng, para guru sangat antusias dalam memberikan pelatihan bahasa Inggris kepada 12 atlet tuna grahita dari Special Olympics Indonesia.

Kegiatan-kegiatan dalam program I beliEF English First tidak hanya dalam bentuk pelatihan bahasa Inggris saja. Pada bulan Agustus 2007 lalu, EF English First menunjukkan perhatiannya terhadap sektor olahraga nasional dengan mendukung kegiatan National Orienteering Competition (lomba navigasi jejak alam) yang diadakan oleh Departemen Pemuda dan Olahraga dengan mendonasikan hadiah kursus gratis kepada juara kompetisi tersebut.

Sampai dengan tanggal 5 Februari 2008, sudah ada 8 media yang meliput berita ini, yakni: Kompas, Indo Pos, Seputar Indonesia, Republika, KCM, Tabloid Gaul, dan Antara. Hasil liputan tersebut bahakan dimuat di situs MENPORA di www.kemenegpora.go.id.

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com.

EF Joint Life Club: KIDZANIA!

Jakarta - "Aku ingin jadi polisi, menangkap penjahat dan menjebloskannya ke dalam penjara!", "Kalau aku ingin menjadi aktris dan terkenal !". Begitulah teriak murid-murid EF yang pada hari Minggu, 16 Desember 2007 begitu bersemangat mengikuti EF Joint Life Club di Kidzania Jakarta. Tempat hiburan baru bagi anak-anak yang terdiri dari 2 lantai ini terletak di lantai 6 Gedung One Pacific Place jalan Jendral Sudirman, mencapai kapasitas maksimumnya dengan 1.250 peserta dari 25 cabang EF English First se-Jadetabek.

Kota Kidzania ini memiliki kegiatan dan fasilitas seperti halnya kota sungguhan; rumah sakit, pos pemadam kebakaran, salon, bank, stasiun radio dan TV, supermarket, teater dan masih banyak lagi! Selain hiburan, di Kidzania para murid EF juga mendapatkan pendidikan khusus di mana mereka diperbolehkan untuk berperan menjadi orang dewasa.

Terdapat lebih dari 70 jenis pekerjaan yang bisa diikuti dan dipelajari untuk mendapatkan uang memenuhi kebutuhan mereka, seperti misalnya; menjadi koki, mekanik, dokter, aktor, pelukis, dan sebagainya bahkan menjadi tukang semir sepatu! Namun uang yang diperoleh dari bekerja bukanlah Rupiah. Lalu mata uang apakah yang mereka dapatkan? KidZos! Dengan uang inilah mereka bisa mendapatkan beragam kebutuhan di pasar swalayan di kota Kidzania dan pelayanan jasa lainnya. Dan ketika kehabisan uang, mereka bisa bekerja lagi dan mendapatkan gaji. Bahkan mereka bisa menabung KidZos mereka di bank untuk diambil kapanpun mereka membutuhkannya melalui ATM terdekat di Kidzania, atau di lain waktu ketika mereka berkunjung kembali ke kota itu.

Aktivitas ini berlangsung selama 5 jam. Para murid EF puas bermain dan mempelajari banyak hal baru, menerapkan pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah serta menghargai uang dan pekerjaan-pekerjaan yang mereka jalankan di Kidzania. Salah satu contoh: bila mereka ingin menjadi pembalap, maka mereka harus mengikuti proses medical check-up, pelatihan dan tes untuk mendapatkan sim khusus untuk pembalap.

Dengan penerapan sistem keamanan yang canggih dan dirancang khusus untuk anak, serta difasilitasi oleh perusahaan terkemuka seperti: Honda, Unilever, Aqua, BCA, Pertamina, Metro TV, Air Asia, Pocari Sweat, Holcim, PLN, Telkomsel, dan banyak perusahaan lainnya maka Orangtua tidak perlu khawatir ketika anak-anak mereka berkelana di Kidzania. Ditambah lebih dari 50 staf EF yang ikut berpartisipasi untuk mengawasi murid-muridnya.

Beruntung murid-murid EF bisa menikmati permainan di Kidzania ini, karena baru ada tiga Kidzania di seluruh dunia, yaitu di Meksiko, Jepang dan Indonesia. Terlihat dari ekspresi para murid EF yang sangat senang dan antusias membuat aktivitas Joint Life club ini tak terlupakan! "Sungguh sayang permainan ini hanya diperbolehkan untuk anak-anak berumur 13 tahun ke bawah", ujar salah satu orang tua yang ikut masuk ke dalam Kidzania minggu kemarin.

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com.

EF Spelling Bee V, Salah Satu Kompetisi Mengeja Terbesar Asia Tenggara

Jakarta - Ratusan putra-putri pelajar SD dan SMP dari seluruh Indonesia, 21 Oktober lalu, mengikuti Kompetisi Nasional EF Spelling Bee V yang digelar oleh EF English First di Gedung Dhanapala, Senen, Jakarta Pusat.

Memasuki tahun kelima, animo pelajar terhadap Kompetisi Nasional EF Spelling Bee ini terus meningkat. Jumlah peserta yang mengikuti Kompetisi Nasional EF Spelling Bee V mencapai 6,967 pelajar dari seluruh penjuru Indonesia - terdiri dari 2,503 pelajar EF dan 4,464 pelajar non-EF. Angka ini merupakan jumlah peserta tertinggi sejak Kompetisi Nasional EF Spelling Bee diadakan pertama kali. Peserta Kompetisi Nasional EF Spelling Bee V berasal dari berbagai kota di seluruh penjuru Indonesia; antara lain Balikpapan, Bandung, Bangka, Banjarmasin, Bogor, Cilegon, Cirebon, Denpasar, Jakarta, Jambi, Jayapura, Jember, Kediri, Kupang, Lampung, Magelang, Makasar, Malang, Manado, Medan, Padang, Palembang, Pekanbaru, Samarinda, Semarang, Sidoardjo, Solo, Sukabumi, Surabaya, Tegal, Tulungagung dan Yogyakarta. Data faktual ini mengukuhkan eksistensi EF Spelling Bee sebagai salah satu kompetisi mengeja bahasa Inggris terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Dari tahun ke tahun, minat masyarakat terhadap kompetisi EF Spelling Bee semakin meningkat. Kompetisi ini pertama kali diadakan EF English First pada tahun 2003 dan awalnya hanya terbuka bagi siswa EF English First. Tapi pada tahun 2004, karena tingginya animo masyarakat, kompetisi ini berkembang menjadi kompetisi umum berskala nasional bagi pelajar tingkat SD dan SMP.

"Kami sangat bangga kompetisi nasional EF Spelling Bee semakin diakui keberadaannya sebagai kompetisi nasional mengeja paling bergengsi di Indonesia. Kami berharap kompetisi nasional EF Spelling Bee V ini dapat terus menjadi ajang mengasah kemampuan serta kepercayaan diri putra-putri Indonesia dalam praktek bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional ini," ucap Arleta Darusalam, Country Director EF English First Indonesia.

Evi Setiawaty, Project Coordinator Kompetisi EF Spelling Bee 2007 menjelaskan bahwa kompetisi ini sudah dimulai sejak 7 September 2007 lalu dengan diadakannya penyisihan di masing-masing sekolah EF Englist First dan EF English First Nusantara tingkat regional. Tahap penyisihan di tingkat regional tersebut menyaring lebih dari 300 pemenang untuk ketiga kategori. Para pemenang kompetisi tingkat regional inilah yang kemudian unjuk gigi di Gedung Dhanapala pada 21 Oktober silam.

Di tingkat grand final, kontestan diharuskan mengeja dengan tepat 20 kata dalam bahasa Inggris yang diambil dari kamus Webster's New World dan kamus Oxford's Students. Waktu yang disediakan untuk mengeja masing-masing kata hanyalah 15 detik. Masing-masing kontestan harus berburu waktu dengan lawannya untuk mendapatkan kesempatan mengeja kata-kata yang diberikan. Kontestan dengan nilai tertinggi kemudian dipilih sebagai pemenang Kompetisi Nasional EF Speliing Bee.

Pada ajang grand final tersebut, terpilih tiga orang pemenang tingkat nasional dari masing-masing kategori. Tiga pemenang kategori A, yang khusus terbuka bagi pelajar SD kelas 1-3 tahun, secara berurutan adalah Stefan B. Panggabean, Sandya Widya Wiryawan dan Adnan Hartawan Sardjito. Sedangkan untuk kategori B - kategori pelajar SD kelas 4-6 - tiga orang yang keluar sebagai pemenang adalah John Amadeo Daniswara K., Rachel Leonie Saputra dan Christina Nursalim. Kategori C merupakan kategori khusus bagi pelajar SMP kelas 1-3 dan pemenang kategori C ini adalah Raymond Erick Viriya T., Mitrardi Sangkoyo dan Gusti M. Haris Al Gifari. Kesembilan pemenang tersebut mendapatkan trofi Kompetisi Nasional EF Spelling Bee, sejumlah uang dalam bentuk tunai serta hadiah hiburan lainnya dari sponsor.

Dengan Kompetisi Nasional EF Spelling Bee V tahun 2007 ini, EF English First mengharapkan kompetensi anak-anak Indonesia dalam berbahasa Inggris akan semakin terasah sehingga tercipta para penerus bangsa Indonesia yang berkualitas di masa mendatang. Memang, tujuan utama EF English First mengadakan Kompetisi EF Spelling Bee adalah untuk meningkatkan kemampuan serta kepercayaan diri anak Indonesia dalam penggunaan bahasa Inggris, sehingga mereka siap menghadapi era globalisasi mendatang. EF English First berharap agar Indonesia sebagai negara berkembang dapat semakin melaju di kancah internasional dalam berbagai bidang. Agar hal ini terwujud, kemampuan serta kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris, yang merupakan bahasa Internasional nomor satu di dunia, menjadi sangat krusial.

Untuk pertanyaan dan berita lainnya, silakan menghubungi +62 21 5206477 atau mengirimkan email ke indo.berita@ef.com.
Nama DepanInput salah
Nama BelakangInput salah
Alamat*
Telepon*Kami membutuhkan nomor telpon Anda untuk menjadwalkan kelas Anda. Kami tidak akan memberikan informasi Anda kepada pihak lain di luar EF. Telpon salah
Email*Kami membutuhkan alamat email Anda untuk memberikan informasi terbaru mengenai penawaran khusus dan diskon di EF English First. Kami tidak akan menggunakan alamat email Anda untuk tujuan lain. Email salah
Kelompok Usia* Silahkan pilih
Kota* Silahkan pilih
Sekolah* Silahkan pilih
© 2009 EF English First. Hak cipta dilindungi Undang-undang.